masgdl.com – Sebuah gudang ekspedisi di Jalan Rawa Buaya RT 01/RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar pada Minggu pagi. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.08 WIB.
“Objek yang terbakar adalah gudang ekspedisi,” ujar Suheri saat dikonfirmasi. Kebakaran ini dilaporkan terjadi di bagian loteng atau atap gudang, yang menyebabkan api cepat menjalar.
Baca juga: “BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Alat Berat di Banjarmasin”
Kronologi dan Dampak Kebakaran
Menurut anggota Satgas Gulkarmat Kelurahan Rawa Buaya, Saful Rohman, api pertama kali muncul di loteng ruko ekspedisi sebelum merambat ke bagian lain. “Awalnya ada api di loteng ruko ekspedisi, kemudian terjadi perambatan,” jelasnya.
Kebakaran melahap sekitar tiga kios yang berada di kompleks gudang ekspedisi tersebut. Selain kios, satu kendaraan roda empat ikut terbakar akibat perambatan api yang cukup cepat. “Yang terdampak yang tadi saya lihat ada kios, terus samping ada satu mobil yang terbakar,” kata Saful.
Untuk memadamkan api, sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, didukung sekitar 70 personel. Petugas berhasil mengendalikan kebakaran dalam waktu kurang lebih setengah jam setelah tiba di lokasi.
Penyebab dan Tindakan Penyelidikan
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Suheri menegaskan keselamatan warga dan personel damkar tetap menjadi prioritas utama.
Respons Petugas dan Langkah Pencegahan
Kepala Gulkarmat Jakarta Barat menekankan pentingnya langkah preventif untuk mencegah kebakaran serupa di masa depan. Gudang ekspedisi sering menyimpan barang mudah terbakar, sehingga sistem deteksi dini dan peralatan pemadam internal sangat penting.
Selain itu, penataan kabel listrik dan peralatan di loteng juga menjadi fokus pencegahan. Sejumlah gudang di wilayah Rawa Buaya telah diminta meningkatkan inspeksi rutin untuk mengurangi risiko kebakaran.
Konteks Tambahan dan Implikasi
Kebakaran gudang ekspedisi menyoroti risiko tinggi pada sektor logistik di kawasan padat penduduk. Menurut data Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI Jakarta, tahun 2025 tercatat lebih dari 300 kebakaran yang melibatkan gudang dan ruko komersial, sebagian besar akibat korsleting listrik atau penyimpanan bahan mudah terbakar.
Kejadian di Rawa Buaya menjadi pengingat bagi pemilik usaha ekspedisi dan pergudangan untuk selalu mematuhi standar keselamatan kebakaran. Peninjauan lokasi, sistem pemadam internal, dan pelatihan karyawan bisa menekan risiko kerugian material dan gangguan operasional.
Kebakaran di gudang ekspedisi Rawa Buaya, Jakarta Barat, berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa. Namun, peristiwa ini menekankan perlunya penerapan standar keselamatan kebakaran secara ketat.
Pihak berwenang terus menyelidiki penyebab kebakaran untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu, pemilik gudang dan ekspedisi di Jakarta Barat disarankan meningkatkan kewaspadaan, inspeksi rutin, dan kesiapsiagaan petugas internal untuk melindungi aset dan keselamatan pekerja.
Baca juga: “70 Personel Gulkarmat Tuntas Tangani Kebakaran Gudang di Rawa Buaya”




Leave a Reply