masgdl.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, memberikan apresiasi atas dukungan luas terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Badan Gizi Nasional (BGN), hingga masyarakat yang menjadi pilar utama pelaksanaan.
“Melalui sosialisasi ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan besar dalam menjalankan program MBG, khususnya BGN dan masyarakat,” ujar Lucy Kurniasari dalam keterangan pers yang diterima di Surabaya, Senin.
Lucy menekankan bahwa dukungan lintas sektor menjadi kunci agar MBG dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia menilai kolaborasi ini memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
“Pemerintah menghadirkan MBG sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) guna mempersiapkan generasi Emas Indonesia 2045,” tambahnya.
Program MBG berjalan sejalan dengan delapan misi utama Astacita, yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Misi ini tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan gizi, tetapi juga mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan SDM, serta penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM dan lapangan kerja baru.
Baca juga: “Soedison Tandra: Protes? Cek Dulu Kinerja Adies di MK”
Astacita mencakup misi-misi besar, antara lain penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia; pembangunan infrastruktur; kemandirian bangsa; pengembangan sains, teknologi, dan pendidikan; peningkatan prestasi olahraga; serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Selain itu, misi ini menekankan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam, pembangunan desa untuk pemerataan ekonomi, reformasi politik, hukum, dan birokrasi, pencegahan korupsi, serta penguatan harmoni antara kehidupan sosial, lingkungan, dan budaya. Lucy menegaskan, semua elemen ini saling terkait dan memperkuat efektivitas MBG sebagai program strategis nasional.
Menurut Lucy, keberhasilan MBG juga terlihat dari keterlibatan masyarakat secara langsung. Selain menerima manfaat gizi, warga lokal dan komunitas setempat ikut berperan sebagai pengawas dan penyebar informasi agar program berjalan lancar.
“Kolaborasi semua pihak ini harus terus dijaga agar program MBG memberi dampak nyata bagi masyarakat dan masa depan generasi Indonesia,” ujarnya.
Dukungan terhadap MBG pun semakin diperkuat oleh Badan Gizi Nasional, yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah. BGN memastikan bahan makanan bergizi tersedia, distribusi tepat waktu, dan kualitas nutrisi sesuai standar. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengurangi beban ekonomi keluarga dan mendukung ketahanan pangan lokal.
Program MBG juga diharapkan menjadi contoh nyata implementasi kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat. Dengan sinergi antara DPR, pemerintah pusat, BGN, dan masyarakat, program ini tidak hanya menyasar pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya pola makan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Lucy menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program MBG dan program prioritas lain dari pemerintah. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Dengan pengawasan ketat, kerja sama lintas sektor, dan keterlibatan aktif masyarakat, MBG diharapkan mampu menjadi program unggulan yang membawa dampak positif signifikan bagi kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca juga: “MPU Aceh Imbau Penyesuaian Penyaluran MBG Selama Ramadan”



Leave a Reply