Masgdl – Kementerian Transportasi Malaysia mengumumkan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 akan dilanjutkan pada 30 Desember 2025. Upaya ini bertujuan memecahkan salah satu misteri penerbangan terbesar dunia.
MH370 hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 2014 dengan 227 penumpang dan 12 awak. Berbagai operasi pencarian sebelumnya belum berhasil menemukan lokasi pesawat Boeing 777 tersebut.
Pencarian terbaru dilakukan oleh perusahaan eksplorasi Ocean Infinity. Operasi dasar laut akan berlangsung 55 hari secara berkala, difokuskan pada area dengan probabilitas tinggi ditemukannya puing-puing, kata Kementerian Transportasi, dikutip Reuters. Lokasi pasti area pencarian tidak diumumkan.
Baca Juga: SpaceX Mulai Bangun Kompleks Peluncuran Starship di Florida
Ocean Infinity sebelumnya telah mencari pesawat hingga 2018 tanpa hasil signifikan. Malaysia menyepakati pembayaran USD 70 juta jika ditemukan puing-puing substansial di area seluas 15.000 km persegi di Samudra Hindia bagian selatan.
Laporan investigasi 2018 menyebut kontrol pesawat kemungkinan sengaja dimanipulasi agar keluar jalur. Namun, penyelidik tidak menentukan siapa yang bertanggung jawab. Para penumpang mayoritas berasal dari China, disusul warga Malaysia, Prancis, Australia, Indonesia, India, Amerika Serikat, Ukraina, dan Kanada.
Keluarga korban menuntut kompensasi dari Malaysia Airlines, Boeing, Rolls-Royce, dan Allianz. Pencarian yang akan datang diharapkan memberikan petunjuk penting bagi penyelidikan lebih lanjut dan jawaban bagi keluarga korban yang menunggu lebih dari satu dekade.
Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Ocean Infinity Kembali Cari MH370, Fokus Dasar Laut Samudra Hindia
Pencarian MH370 menekankan metode survei laut dalam menggunakan teknologi sonar mutakhir. Ahli kelautan menyatakan teknologi ini mampu mendeteksi puing hingga ribuan meter di bawah permukaan.
Ocean Infinity bekerja berdasarkan kontrak resmi dengan pemerintah Malaysia. Perusahaan memiliki pengalaman sebelumnya dalam misi pencarian laut dalam, termasuk kapal selam dan sistem robotik yang teruji.
Fokus pencarian adalah area seluas 15.000 km persegi di Samudra Hindia bagian selatan. Pakar navigasi menekankan pentingnya strategi grid yang sistematis untuk meningkatkan kemungkinan menemukan puing substansial.
Keputusan Malaysia melanjutkan pencarian didukung oleh evaluasi risiko dan analisis data satelit sebelumnya. Hal ini menunjukkan pendekatan berbasis bukti dan perencanaan matang untuk operasi laut dalam.
Jika ditemukan, puing MH370 dapat membantu memahami penyebab hilangnya pesawat. Penemuan ini juga akan memperkuat kepercayaan publik terhadap prosedur investigasi penerbangan internasional.




Leave a Reply