Masgdl – RI Perkuat Investasi Ekonomi Digital, Indonesia mempercepat transformasi ekonomi digital sebagai prioritas pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Ekonomi digital nasional diproyeksikan mencapai USD360 miliar pada 2030, naik signifikan dari USD90 miliar pada 2024.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan sektor keuangan digital menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Implementasi QRIS mendorong UMKM dan masyarakat ikut aktif dalam ekosistem digital. Hingga Semester I 2025, tercatat 57 juta pengguna QRIS, termasuk 39,3 juta merchant, sebagian besar UMKM.
Baca Juga: Mantan Menpora China Dihukum Mati Kasus Korupsi Rp556 Miliar
Airlangga menekankan tantangan utama mencakup keamanan sistem pembayaran, literasi digital, dan membangun kepercayaan masyarakat. Pemerintah mendorong digitalisasi UMKM, investasi asing, dan penguatan perusahaan nasional untuk memperkuat ekonomi digital. Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029 menjadi salah satu fokus kebijakan.
Pemerintah meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mendanai proyek strategis nasional tanpa bergantung sepenuhnya pada APBN. Badan ini bertujuan menarik co-investment global, mendukung pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan optimalisasi sumber daya alam.
Menurut CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mandat Danantara menggabungkan imbal hasil berkelanjutan dan dampak ekonomi nasional. Pendekatan ini memadukan investasi strategis jangka panjang dengan investasi publik dan privat untuk arus kas stabil, sekaligus meningkatkan infrastruktur digital dan kapasitas talenta nasional.
Dengan strategi ini, Danantara diharapkan mendorong transformasi digital Indonesia lebih cepat, memperkuat ketahanan ekonomi, dan menciptakan ekosistem investasi berkelanjutan yang mendukung pembangunan nasional.
RI Perkuat Investasi Ekonomi Digital, Danantara Dorong UMKM Naik Kelas dan Infrastruktur Digital Nasional
Transformasi ekonomi digital Indonesia juga menekankan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan digitalisasi, UMKM dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan secara signifikan.
Investasi Danantara diarahkan pada penguatan ekosistem digital, termasuk pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung konektivitas nasional. Hal ini mempercepat adopsi layanan digital di seluruh wilayah.
Selain itu, peningkatan kapasitas talenta digital menjadi fokus strategis. Pelatihan dan program sertifikasi ditujukan agar tenaga kerja mampu bersaing di era ekonomi digital global.
Danantara juga mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta. Model co-investment ini memungkinkan proyek strategis mendapatkan pendanaan stabil tanpa membebani APBN.
Dengan pendekatan terintegrasi ini, pemerintah berharap ekonomi digital Indonesia tidak hanya tumbuh cepat tetapi juga inklusif, aman, dan berkelanjutan, memperkuat ketahanan ekonomi nasional.




Leave a Reply