masgdl.com – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, Abusama meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Pasar Muaradua. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Peresmian dilakukan di Kecamatan Muaradua, Rabu. Pemerintah daerah menargetkan dapur tersebut melayani ribuan penerima manfaat di wilayah setempat.
“SPPG Pasar Muaradua mulai beroperasi untuk melayani ribuan penerima manfaat,” kata Abusama saat peresmian.
Ia menegaskan, kehadiran SPPG menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat OKU Selatan. Pemenuhan gizi dipandang sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Pemenuhan Gizi Jadi Investasi SDM Daerah
Abusama menjelaskan, layanan pemenuhan gizi memiliki peran penting dalam membangun generasi unggul. Anak-anak dan ibu hamil menjadi sasaran utama Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, pemenuhan gizi optimal membantu menciptakan generasi sehat dan cerdas. Kondisi tersebut diperlukan untuk menghadapi tantangan pembangunan masa depan.
“Gizi yang baik adalah dasar menciptakan generasi yang mampu bersaing,” ujarnya.
Bupati menilai, investasi pada gizi sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur fisik. Pemerintah daerah harus memastikan layanan gizi mudah diakses masyarakat.
Komitmen Pemkab OKU Selatan Dukung Program MBG
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dukungan dilakukan melalui kebijakan daerah dan penguatan layanan kesehatan.
Abusama menyebutkan, Pemkab terus mendorong layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Layanan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemkab siap mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Ia berharap SPPG Pasar Muaradua dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pelajar dan masyarakat. Fasilitas ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain.
Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Keberhasilan
Abusama menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi dinilai menjadi kunci keberhasilan program pemenuhan gizi nasional.
Ia menyebutkan, dukungan kebijakan pusat harus diiringi kesiapan daerah dalam pelaksanaan. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar program berjalan optimal.
“Sinergi pusat dan daerah sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab OKU Selatan optimistis Program MBG dapat mencegah masalah gizi buruk. Program ini juga diharapkan menekan angka stunting di daerah.
Dampak Ekonomi Lokal dari Kehadiran SPPG
Selain manfaat kesehatan, keberadaan SPPG Pasar Muaradua diharapkan berdampak pada ekonomi lokal. Fasilitas ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.
Abusama menyebutkan, aktivitas dapur gizi dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kebutuhan bahan pangan akan melibatkan pelaku usaha lokal.
“SPPG juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Abusama.
Dengan melibatkan pemasok lokal, perputaran ekonomi di tingkat kecamatan dapat meningkat. Hal ini sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi daerah.
Harapan Keberlanjutan Program Gizi
Bupati berharap operasional SPPG Pasar Muaradua berjalan berkelanjutan. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Ia menekankan pentingnya pengawasan agar layanan gizi tepat sasaran. Standar kebersihan dan kualitas makanan harus tetap terjaga.
Ke depan, Pemkab OKU Selatan berencana memperluas jangkauan layanan gizi. Pengembangan SPPG di wilayah lain akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Dengan dukungan semua pihak, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan memberikan manfaat nyata. Pemerintah daerah optimistis program ini meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat OKU Selatan.




Leave a Reply