masgdl.com – Grab Indonesia mencatat peningkatan signifikan pada penggunaan layanannya selama bulan Ramadhan, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Lonjakan permintaan terjadi menjelang Lebaran 2026, didorong perubahan pola aktivitas masyarakat selama bulan puasa.
Lonjakan Permintaan Layanan Grab
Director of Mobility, Food, & Logistics Grab Indonesia Tyas Widyastuti menyebutkan permintaan layanan Grab meningkat hingga 35 persen dibandingkan hari biasa. “Dalam beberapa waktu terakhir, permintaan terhadap berbagai layanan Grab di Jabodetabek meningkat hingga 35 persen dibandingkan periode normal,” katanya kepada ANTARA, Jumat.
Lonjakan aktivitas terlihat berbeda-beda pada masing-masing layanan. Layanan GrabBike mengalami peningkatan pesanan pada jam pulang kerja, sementara GrabFood naik menjelang waktu berbuka puasa. GrabExpress juga mencatat peningkatan pesanan signifikan karena banyak pengiriman hampers dan promo Ramadhan di platform e-commerce.
Layanan pengiriman GrabExpress mencatat kenaikan paling tinggi, sekitar 300 persen menjelang Lebaran. GrabBike dan GrabFood meningkat sekitar 25 persen pada periode puncak Ramadhan.
Faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Mitra
Jumlah mitra pengemudi Grab relatif stabil, tetapi rata-rata jam kerja mereka lebih pendek selama Ramadhan. Banyak pengemudi memilih istirahat untuk berbuka puasa atau menghindari kemacetan sore hari.
Cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan juga mempengaruhi kelancaran perjalanan dan waktu penyelesaian pesanan. Meski demikian, tingginya permintaan tetap mendorong peningkatan pendapatan mitra hingga 40 persen pada periode puncak.
Tips dan Fitur untuk Pengguna
Grab menyarankan pengguna merencanakan perjalanan atau pemesanan lebih awal selama periode mobilitas tinggi Ramadhan dan Lebaran. Untuk GrabBike, pemesanan sebaiknya dilakukan lebih cepat dari biasanya.
GrabFood dan GrabExpress menyediakan fitur Pesanan Terjadwal. Layanan GrabFood juga menawarkan opsi Ambil Sendiri untuk memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna yang ingin memastikan makanan sampai tepat waktu.
“Selain memantau pola aktivitas mitra dan kebutuhan pengguna, kami berterima kasih atas masukan dan berkomitmen menjaga layanan tetap optimal,” kata Tyas.
Dampak dan Tren Penggunaan
Data menunjukkan tren penggunaan layanan on-demand meningkat secara signifikan selama bulan Ramadhan di kota-kota besar. Fenomena ini sejalan dengan perilaku masyarakat yang lebih aktif melakukan mobilitas pendek dan pemesanan makanan di waktu berbuka puasa.
Lonjakan permintaan Grab juga mencerminkan pentingnya integrasi antara transportasi online, layanan pesan makanan, dan logistik. Hal ini menunjukkan adaptasi masyarakat terhadap teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di periode dengan mobilitas tinggi.
Selain meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, tren ini memberi peluang bagi mitra pengemudi Grab memperoleh tambahan pendapatan signifikan. Peningkatan layanan logistik, khususnya GrabExpress, menjadi indikator pertumbuhan ekonomi digital di wilayah Jabodetabek.
Peningkatan penggunaan layanan Grab di Jabodetabek selama Ramadhan 2026 menegaskan peran platform on-demand dalam mendukung mobilitas masyarakat. Grab berhasil menyesuaikan layanannya dengan kebutuhan berbeda setiap layanan, termasuk GrabBike, GrabFood, dan GrabExpress.
Dengan pemantauan yang terus dilakukan terhadap pola aktivitas mitra dan kebutuhan pengguna, Grab berupaya memastikan pengalaman pengguna tetap optimal. Tren ini juga menegaskan potensi pertumbuhan ekonomi digital dan logistik di kota besar selama periode Ramadhan dan Lebaran.




Leave a Reply